Peraturan Harus Jelas, Bedakan Mobil Tua Koleksi dan Tidak Layak Pakai balitoday

Pemerintah Provinsi Bali akan membatasi usia kendaraan yang berusia di atas usia 25 tahun. Tentu ini akan menjadi kabar tidak mengenakkkan bagi para kolektor mobil tua yang ada di Pulau Bali. Peraturan ini telah tercantum dalam Rancangan Perda Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Peraturan ini ditujukan untuk membatasi jumlah kendaraan di Bali agar dapat mengurangi kemacetan kendaraan bermotor. Sementara untuk kendaraan pribadi yang sudah tua tersebut, nantinya akan dihancurkan menjadi potongan besi.

Sebelumnya Pemprov Bali juga telah merevisi Perda Pajak Daerah Nomer 1 Tahun 2011 tentang pajak daerah agar populasi kendaraan bermotor dapat berkurang di Bali.

Menurut keterangan Kepala Dinas Perhubungan, Informasi, dan Komunikasi Provinsi Bali, Ketut Artika, kendaraan pribadi harus berusia maksimal 25 tahun, atau minimal keluaran di bawah tahun 1991. Sementara untuk kendaraan umum, trayek maksimal berusia 10-15 tahun atau keluaran di bawah tahun 2006-2001.

“Rencananya nanti untuk usia kendaraan yang boleh untuk kendaraan pribadi seberapa, ada alternatif apakah 25 tahun. Sedangkan untuk angkutan umum dalam trayek usianya maksimal 10-15 tahun. Istilahnya kendaraan dalam trayek seperti bus-bus AKDP Gilimanuk-Padang Bai itu maksimal 15 tahun,” jelas Artika di Denpasar, Senin (23/05), seperti dikutip dari Tribun Bali. (tri/nei)