Komunitas Sepeda © www.marlowebandem.com

Beberapa minggu belakangan ini warga Bali terus menyuarakan penolakannya terhadap reklamasi Teluk Benoa. Penolakan ini terus berdatangan dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas-komunitas yang ada di Pulau Dewata.

Salah satunya adalah Komunitas Sepeda Samas (Sekretariat Bersama Sepeda). Komunitas ini menggelar aksi tolak reklamasi Teluk Benoa dengan cara bersepeda berkeliling Pulau Bali, serta melakukan persembahyangan di seluruh pura di pesisir Pulau Bali.

Melansir dari Tribun Bali, aksi ini diikuti oleh sekitar dua puluhan orang dengan menggunakan berbagai macam sepeda dan akan dilakukan untuk beberapa hari ke depan.

Ketua Samas (Sekretariat Bersama Sepeda) Bali‎, I Dewa Made Merthakota menyampaikan untuk rute Pura yang akan dikunjungi pertama kali dimulai dari persembahyangan di Pura DPRD Bali, kemudian ke Pura Dalem Pengembak, Pura Tanah Kilap, ke Pura Petitenget Seminyak.

Setelah itu, mereka akan melanjutkan perjalanan ke Pura Rambut Siwi, Pura Segara Rupak, Pura Pulaki, Pura Ponjok Batu, Pura Batu Belah Tulamben, Pura Bukit Asah akan melakukan camp dan menikmati alam Bukit Asah, Pura Silayukti, Pura Dalem Segara dan terakhir di Pura Dalem Sindhu.

Kominitas Samas mengakui inilah salah satu aksi mereka untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap reklamasi Teluk Benoa yang akan dilaksanakan pemerintah.

“Ini adalah cara kami, supaya yang melinggih (leluhur) di pura itu mengetuk hati para pemimpin di Bali untuk membatalkan reklamasi Teluk Benoa,” tutupnya.

(tri/nei)