Dalam rangka memperingati hari perdamaian dunia, sejumlah toko lintas agama di Bali menggelar acara doa bersama. Acara yang digelar di Taman Gong Perdamaian Desa Kertalangu, Denpasar, Senin (21/09) malam kemarin juga melibatkan warga.

Suardana, pengurus Yayasan Santi Buana mengatakan, warga Bali bersama lima tokoh agama berkumpul di Taman Perdamaian Desa Kertalangu, Denpasar untuk melakukan doa bersama guna memperingati hari perdamaian dunia.

“Suatu yang semula dipadati warga Bali, nampak tenang saat lima pemimpin tokoh agama memimpin doa. Dalam doa ini kami memohon agar kehidupan manusia di dunia berjalan dengan damai tanpa ada permusuhan, ” ujar Suardana, seperti dilansir dari republika.co.id.

Menurut Suardana acara doa bersama ini bertujuan untuk mengajak seluruh umat beragama di Indonesia untuk mengedepankan perdamaian. Hal tersebut diwujudkan dengan menrbangkan sejumlah lampion, balon, dan burung merpati.

“Saya berharap dengan terlaksananya peringatan ini dengan lancar, tidak ada peperangan lagi di dunia ini, semua manusia diharapkan hidup rukun dan damai,” ujar Suardana.

Gema perdamaian yang digelar secara berkesinambungan itu diharapkan mampu menyuarakan serta menggemakan pesan-pesan perdamaian dari Bali ke seluruh penjuru dunia. “Gema Perdamaian merupakan gerakan spontanitas tanpa melihat siapa dan dari golongan apa mereka,” tutupnya. (rep/end)