© www.aktual.com

Gelar Seni Akhir Pekan (GSAP) Bali Mandara Nawanatya telah resmi dibuka oleh Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, di Gedung Ksirarnawa Art Center, Jalan Nusa Indah, Denpasar pada Sabtu (27/02).

Peresmian tersebut sempat molor hingga satu jam setengah. Namun, pagelaran tersebut penuh sesak diisi oleh penonton.

Awal pembukaan disambut oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Putu Beratha kemudian disusul dengan sambutan dari Gubernur.

“Pertama-tama, saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Untungnya kami sudah mengantisipasi turunnya hujan dengan menyiapkan Gedung Ksirarnawa sebagai alternatif,” terang Beratha, seperti dikutip Tribun Bali.

Setelah sambutan, acara dibuka dengan Tari Nawanatya yang ditarikan oleh sembilan orang penari wanita.

“Tarian Nawanatya yang ditampilkan tadi sangat pantas untuk jadi maskot. Untuk menandingi tari ini saya berikan PR kepada rektor ISI membuat tari Dasa Muka,” ujar Gubernur Pastika.

Setelah penyambutan dari Gubernur Bali, muncullah dari belakang panggung, delapan orang penari laki-laki dengan gaya berpakaian persis seperti penari kecak. Wajah serta dada mereka penuh dengan hiasan motif-motif seperti motif batik.

Gubernur Pastika pun menyalakan api di tungku obor sebagai simbol peresmian pembukaan GSAP Bali Mandara Nawanatya 2016. (tri/nei)