Pihak Kodim 1617 Jembrana melakukan aksi penanaman bibit bakau di pantai Yeh Kuning Pekutatan. Kegiatan penghijauan dengan penanaman pohon bakau ini dalam rangka Peringatan HUT TNI Ke- 70  Tahun 2015 di wilayah Kodim 1617/Jembrana dengan tema Bersama Rakyat TNI Kuat, Profesional, Siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat mandiri dan berkepribadian.

Dalam acara tersebut turut hadir Kapolres Jembrana diwakili oleh KBO Satuan Reskrim Narkoba, jajaran Polres Jembrana, unsur Muspika Pekutatan, Anggota Persit Candra Kirana, Basarnas Kabupaten Jembrana, Camat Pekutatan,  Perbekel Pekutatan, Pecalang Desa Adat Pekutatan serta para Pelajar, relawan, organisasi kepemudaan dan warga.

Dilansir dari balipost.com, dalam sambutannya Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Sansan Iskandar mengatakan mengatakan kerusakan hutan bakau di wilayah pesisir Jembrana diakibatkan pencemaran di perairan yang disebabkan limbah.

“Limbah mengganggu respirasi akar pohon bakau. Sedangkan limbah padat seperti limbah rumah tangga bisa menutupi akar-akar tanaman sehingga mengakibatkan kematian pohon bakau,” ujarnya.

“Kerusakan yang mengakibatkan matinya pohon bakau harus dicegah sehingga perlu dilakukan rehabilitasi pohon bakau baik dari berbagai elemen masyarakat,” tambahnya.

Dengan kegiatan tersebut, Iskandar berharapkan rehabilitasi dan pengelolaan pohon bakau disepanjang pesisir pantai di Jembrana memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan Jembrana hijau, dan melestarikan keanekaragaman hayati sehingga selain berpotensi menjadi daerah resapan air juga jadi objek wisata lingkungan yang menarik. (bal/end)