Terkait kabar adanya tindakan kekerasan terhadap Agustinus Tae, tersangka kasus pembunuhan Engeline, pihak Polda Bali dengan tegas menampik kabar tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Hery Wiyanto. Dirinya menjelaskan tim penyidik melakukan pemeriksaan sesuai prosedur terhadap Agustinus Tae.

“Kita lakukan pemeriksaan sesuai prosedur, tidak ada ancaman, tidak ada kekerasan,” tegasnya, seperti dilansir dari detik.com, Rabu (28/10).

Hery menegaskan pengakuan Agus terkait dugaan kekerasan saat pemeriksaan adalh hal yang biasa dilakukan oleh para tersangka. Dirinya mempertanyakan alasan Agus baru mengungkap dugaan adanya kekerasan dari penyidik saat sidang berlangsung, Selasa (27/10).

“Kenapa baru sekarang bicara? Harusnya dari kemarin-kemarin bicara. Kalau sekarang disampaikan adanya kekerasan, bagaimana bekas lukanya pada tubuh Agus?” tutur dia.

Namun Polda Bali ditegaskan Kombes Hery tetap menghormati jalannya persidangan. Bila Majelis Hakim merasa memerlukan keterangan dari tim penyidik kasus Engeline, maka Polda Bali akan menurutinya.

Anggota tim penyidik menurutnya bisa menjadi saksi verbal lisan, yakni saksi penyidik untuk mengkonfirmasi ada tidaknya tekanan dalam pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP).

“Majelis hakim memiliki kewenangan memanggil tim penyidik sebagai saksi verbal lisan, anggota kami siap hadir,” ujar Kombes Hery.¬†(det/end)