bom sarinah © photo.sindonews.com

Pasca surat ancaman teror bom yang dikirimkan seorang tidak dikenal kemarin Senin (18/1), aparat kepolisian dari Polres Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng, melakukan pemeriksaan di beberapa tempat kos secara marathon.

Sejumlah kos-kosan yang diperiksan berada di wilayah Perumahan Jalak Putih, Kelurahan Banyuasri, Singaraja.

Dalam pemeriksaan tersebut, sejumlah anggota kepolisan dari Polres Buleleng membawa senjata laras panjang dan rompi anti peluru sebagai pertahanan diri. Pemeriksaan ini dipimpin oleh Kompol I Nyoman Suarnata, Kapolsektif Kota Singaraja.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan memeriksa dan mencocokkan sejumlah kemungkinan-kemungkinan dari informasi yang kami terima diawal,” ujar Suarnata kepada Koranbuleleng yang dilansir Beritabali.

Beberapa instansi perbankan juga terlihat siaga. Salah satu kesiagaan petugas terlihat di salah satu bank di Jalan Sutomo, Singaraja. Selain peningkatan keamanan dari pihak bank dan satpam, pihak keamanan bank juga memeriksa nasabah dengan metal detektor.

Pelaku penyebar surat ancaman tersebut mengakui dirinya merupakan jaringan pengebom di Sarinah Jakarta Kamis lalu (14/1). Polisi menduga pelakunya adalah seseorang dengan mengendarai sepeda motor berplat AG.

(ber/nei)