Upacara ngaben adalah salah satu upacara adat yang terkenal di Pulai Bali. Ngaben merupakan upacara kremasi atau pembakaran mayat yang dilakukan umat Hindu di Bali. Ritual ini dilakukan untuk mengirim roh dari orang yang sudah meninggal di dunia yang lain. Upacara ngaben tergolong dalam upacara Pitra Yadnya atau upacara yang ditujukan kepada leluhur.

Bagi masyarakat Bali sendiri, upacara ngaben menjadi momen kebahagiaan karena telah melaksanakan kewajiban sebagai anggota keluarga. Prosesi upacara ngaben sendiri tergantung ada kasta orang yang meninggal. Biasanya untuk kasta tinggi membutuhkan waktu selama kurang lebih 3 hari.

Upacara ngaben ternyata mempunyai beragam jenis. Ngaben Sawa Wedana adalah upacara ngaben dengan melibatkan jenazah yang masih utuh (tanpa melalui proses penguburan terlebih dahulu). Lalu ada Ngaben Asti Wedana yang menggunakan kerangka jenazah yang sudah pernah dikubur. Ngaben Swasta adalah upacara ngaben tanpa melibatkan jenazah maupun bagiannya.

Dalam waktu dekat, ada beberapa upacara ngaben massal yang bakal dilakukan. Upacara ini diyakini bisa menarik minat para wisatawan. Hari Jumat (4/9) besok akan dilaksanakan ngaben massal di Desa Pakraman Keramas, Blahbatuh, Gianyar dan hari Sabtu (5/9) di Desa Pakraman, Lodtunduh, Ubud. (fif)