© bhaktianindya.sch.id

Luar biasa semangat yang ditunjukkan oleh pria berusia 56 tahun ini. I Wayan Sadia terlihat bersemangat menyelesaikan soal Ujian Nasional (UN) 2016 Paket C di Denpasar, Bali pada Selasa (05/04) kemarin.

Ia menjadi peserta UN tertua dari 480 peserta ujian yang berasal dari 11 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Denpasar. Sadia memang berniat memperoleh ijazah yang diakui, dan telah mengikuti kelas belajar dari paket B.

“Berminat sekali UN ini biar bisa dapat ijazah,” jelas ayah dari empat orang anak ini, Selasa (05/04).

Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya kesempatan yang diberikan pemerintah lewat Paket C ini. Karena dahulu, orang tuanya tidak mampu untuk membiayai sekolahnya.

“Untuk orang-orang yang tidak mampu seperti saya, adanya UN paket C ini, saya merasa terbantu,” terangnya.

Pelaksanaan UN Paket C di Denpasar digelar di SMPN 3 Denpasar.

Seperti dikutip dari Tribun Bali, menurut keterangan Kepala Seksi Pendidikan Luar Sekolah Arta Widiani, pihaknya telah menyiapkan 25 ruangan yang akan digunakan untuk pelaksanaan UN Paket C ini.

“Ada 25 ruangan masing-masing 20 peserta dengan 2 pengawas sesuai POS UN,” imbuhnya, (tri/nei)