Apresiasi postif diberikan Menteri Pemberdayagunaan Aparatu Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan RB), Yuddy Chrisnandi kepada Provinsi Bali. Dirinya merasa senang karena Bali menjadi salah satu provinsi pelopor perbaikan tata kelola pemerintahan.

Menurut Yuddy, Bali mampu menjadi garda terdepan dalam penerapan clean governance di tingkat nasional karena saat ini tata kelola pemerintahan di Bali selain sistem pemerintahan yang baik, dan dibarengi oleh leadership dari para kepala daerahnya.

“Indeks Bali dari tahun ke tahun meningkat terus, trennya semakin baik. Mumpung ada leadership yang kuat, sistem ini dilanjutkan dan ini dilakukan juga oleh kabupaten badung,” ucapnya, seperti dilansir dari berita satu.com, Kamis (20/11).

Yuddy mengatakan, pertimbangan wacana Bali menjadi model ‘clean governance’ secara nasional bahwa ada teamwork yang kuat antar daerah. Selain kepuasan masyarakat dan kesadaran pemimpin agar melakukan revolusi mental yang lebih baik.

“Tolok ukurnya adalah kepuasan masyarakat dan akan kesadaran datang dari pemimpinnya kepada bawahannya agar melakukan revolusi mental. Selain itu ada potensi lain seperti pembangunan pariwisata, budaya, adat istiadat dan masyarakatnya yang bersama-sama mewujudkan Bali yang clean governance” ujarnya.

Dirinya optimistis, Pemprov Bali dengan 8 Kabupaten dan satu Kota-nya akan mampu meningkatkan tata kelola akuntabilitas kinerja instansinya mengingat adanya beberapa indikator pendukung seperti kesadaran yang semakin baik untuk memperbaiki kekurangan, adanya komitmen untuk berubah kearah yang lebih baik serta tekad untuk melakukan perbaikan.

“Kesadaran, komitmen, semangat gotong royong merupakan prinsip akuntabilitas,” imbuhnya. (bs/end)