Kuta dan Legian darurat sampah ©balipost.com

Kepala DKP Badung, Putu Eka Merthawan, pada Rabu (17/02) menyoroti tingginya jumlah sampah yang ada di Pantai Kuta dan Legian beberapa hari ini.

Atas fakta ini, pihaknya bisa saja menerapkan darurat sampah apabila jumlah sampah tidak berkurang hari ini (19/02).

Seperti dilansir balipost.com, beberapa hari terakhir jumlah sampah tercatat mencapai 125 ton per harinya. Apabila jumlah sampah masih di atas 100 ton hari ini, maka darurat sampah akan segera diberlakukan pihaknya, atas koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Badung.

Menurutnya, jumlah 125 ton ini merupakan yang terbanyak sejak awal tahun 2015 hingga saat ini. Namun, jumlah ini masih kalah dengan jumlah sampah tiga tahun lalu yang mencapai 250 ton.

“Prediksi saya ini merupakan puncak dari sampah kiriman akibat angin kencang. Sampah yang terbawa gelombang laut akan semakin banyak, jika angin masih kencang,” ujarnya tentang penyebab menumpuknya sampah.

Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya mengatakan akan mengerahkan sebanyanyak 1000 orang petugas DKP. Untuk menampung, rencananya sampah-sampah ini akan ditempatkan di empat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang ada di Kuta sebelum dibawa ke TPA Suwung. (blp/fal)