Ilustrasi ©tribunnews.com

Diakui Dewa Ketut Winanya, ayah Gede Nusadi (18), anaknya merupakan sosok yang pintar dan pendiam. Menurutnya, selain berprestasi dalam bidang akademik, anaknya juga membanggakan orang tuanya di luar kelas.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh balipost.com, Gede Nusadi melakukan gantung diri di rumahnya di daerah Perum Raya Kampial, Kuta Selatan.

Ia ditemukan menggantung tak bernyawa pada Kamis (12/02) oleh sesorang yang kebetulan lewat depan rumahnya. Saat kejadian, kedua orang tuanya sedang tidak berada dengannya. Mereka sudah pulang ke rumah orang tua di Singaraja sejak Selasa (09/02).

Korban merupakan remaja yang multi talenta. Karena kemampuan bahasanya, ia terpilih menjadi Juara Teruna Teruni Bali 2014 mewakili Badung. Tak hanya itu, ia juga menunjukkan bakat di bidang olahraga. Ia juga memenangi banyak kejuaraan di bidang renang.

Orang tuanya mengaku tidak memiliki firasat tentang peristiwa tragis ini. Sebetulnya, mereka telah mengajak Gede Nusadi untuk pulang ke rumah kakeknya di Singaraja, namun ia menolak dan memilih tinggal di rumah. (blp/fal)