© www.panoramio.com

Sejak sebulan lalu, Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar terus ramai dikunjungi warga sekitar. Pasalnya dengan adanya fasilitas olahraga tambahan, para pengunjung bergiliran menikmati berbagai fasilitas umum yang baru disediakan Pemerintah.

Namun, nampaknya penggunaan fasilitas tersebut tidak disertai pemeliharaan dan pengawasan dari pemerintah terkait, sehingga sejumlah fasilitas terpantau rusak berkali-kali. Salah satunya adalah sepeda statis.

© bali.tribunnews.com
© bali.tribunnews.com

“Kok kayak pakai sepeda yang rantainya lepas ya, hehehe,” ujar salah satu pengguna sepeda statis sambil asyik duduk dan memutar handle penggayung sepeda statis tersebut.

Dari total empat sepeda statis yang tersedia, tiga dia antaranya telah rusak. Bahkan satu sepeda telah patah dan sudah tidak dapat digunakan.

Fasilitas ini merupakan dana bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali tepatnya Satker Pengembangan Kawasan Pemukiman dan Penataan Bangunan (PKPPB) Provinsi Bali.

Untuk membangun berbagai fasilitas yanga ada di Lapangan Puputan Badung, dana yang dikeluarkan adalah sebesar Rp4.865.116.000.

PPK Satker PKPPB Provinsi Bali, AA Budi Arnaya menyatakan segala bentuk kerusakan masih tanggung jawab pihak provinsi Bali, seperti dikutip dari Tribun Bali.

“Sekarang masih kami yang bertanggung jawab. Ya memang apapun fasilitas umum itu resikonya pasti begitu. Kami siap memperbaiki. Kami akan segera perbaiki itu,” ujar Budi Arnaya. (tri/nei)