Diduga Hirup Gas Beracun, Penggali Sumur Tewas balitoday
© spiritriau.com

Polsek Kota Singaraja telah memastikan bahwa Ketut Narinten (60), warga asal Desa Anturan, Buleleng, Bali tewas dibunuh. Namun hingga kini polisi mengaku kesulitan untuk mengungkap pelaku.

“Kita sudah memeriksa secara estafet, tetapi sampai sekarang kita belum menemukan bukti lagi. Cuma keberuntungan saja dah yang kita harapkan sekarang,” jelas Kapolsek Kota Singaraja Kompol I Nyoman Suarnata, Senin (16/05).

Hingga kini, pihaknya telah memeriksa sebanyak 15 saksi. Namun pemeriksaan ini masih berheti karena belum menemukan bukti baru.

Dari pemeriksaan sebelumnya, ditemukan barang bukti berupa linggis, celana hitam, bantal beserta sarungnya, tetapi seluruhnya tidak mengarah ke pelaku. Bercak darah yang sebelumnya dicurigai milik korbn, ternyata ituadalah darah babi, bukan darah manusia.

“Sudah tidak ada penemuan lagi sekarang. Kalau dari autopsi itu sudah jelas meninggal karena benda tumpul, tetapi dari Labfor belum ada mengarah ke situ bercak darah yang ditemukan. Bukan darah manusia, yang di linggis itu, itu dari babi,” terangnya.

Kasus ini rencananya akan diserahkan Polsek Kota Singaraja kepada Polres Buleleng. Ia akan membicakannya lebih lanjut dengan Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya.

“Soalnya ini juga prosesnya panjang, rencana kita akan koordinasi dengan Kapolres dulu ya,” ujarnya, seperti diwartakan dari Tribun Bali. (tri/nei)