Ilustrasi ©kriminalitas.com

Kapolres Gianyar, AKBP Farman, membantah telah terjadi penangkapan teroris Selasa (16/02) di Jalan Raya Andong, Banjar Nagi, Desa Petulu, Ubud, Bali.

Ia dan anggotanya pun memastikan bahwa di tempat tersebut tidak ada terduga teroris yang diringkus.

Sebelumnya, menurut informasi yang beredar ada seorang pemuda asal Kelurahan Kebun Pisang Garut, Bandung, Jawa Barat, berinisial DNK yang tergabung dalam jaringan terorisme tertangkap di Bali.

“Tidak ada, kabar itu tidak benar. Kami jajaran kepolisian dari Polres Gianyar tidak menangkap orang terduga teroris,” bantahnya tegas.

Ia lebih lanjut mengatakan bahwa yang ditemukan anggotanya di Ubud tersebut adalah pemuda yang dilaporkan hilang. Ia ditemukan pukul 12.30 kemarin (16/02).

Seperti dilansir tribunnews.com, ia mengatakan DNK adalah pemuda yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya. Mereka pun meminta bantuan tim polisi untuk melacak keberadaannya, bukan terduga teroris ataupun orang yang memiliki afiliasi dengan jaringan teroris.(trn/fal)