Ogoh-ogoh © tribunnews.com

Minum minuman keras (miras) sebelum membuat ogoh-ogoh telah menjadi kebiasaan warga Bali, khususnya di Banjarangkan, Klungkung, Bali. Hal ini tentunya berpotensi menyebabkan terganggunya keamanan dan ketertiban akibat pengaruh miras yang ditenggak sejumlah warga. Menjelang perayaan nyepi, khususnya di malam pengerupukan mendatang, Kapolsek Banjarangkan, AKP I Made Sudanta, menghimbau para pecalang ataupun prajuru untuk mencegah kebiasaan warga untuk mengonsumsi miras sebelum membuat ogoh-ogoh. Ia juga mengimbau agar warga tidak membawa senjata tajam demi keamanan bersama selama perayaan Nyepi. Himbauan ini diberikan Sudanta dan anggotanya dalam tatap muka dengan para Ketua Pecalang, Kelian Adat, perwakilan anggota Pecalang, dan Bendesa Adat Banjarangkan, di Balai Pesandekan Setra Banjarangkan, Klungkung, Bali, pada Kamis (25/02) kemarin. Ia pun meminta pecalang dan prajuru adat sama-sama bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban saat berlangsungnya malam tawur agung kesanga. (trn/fal)