BALITODAY.NET – Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, kebutuhan BBM di Bali diprediksi meningkat. Untuk gasoline diprediksi terjadi peningkatan hingga 6%, kemudian kenaikan sebesar 5% untuk gasoil, dan kenaikan 4% untuk avtur.

“Untuk pertamax dan pertamax turbo konsumsinya tetap, masing-masingnya 520 kiloliter dan 6 kiloliter per hari. Solar diperkirakan menurun dari 660 kiloliter menjadi 620 kiloliter per hari,” ujar General Manager Pertamina MOR V, Ibnu Chouldum dilansir dari Republika.co.id (19/12/2018).

[irp]

Selain itu, kebutuhan akan gas elpiji juga mengalami kenaikan. Diprediksi kenaikan yang terjadi mencapai 16% dimana kebutuhan normal bulanan sebesar 15.430 metrik ton naik menjadi 17.900 metrik ton.

Kemudian untuk kenaikan LPG nonsubsidi sekitar 7%. Kebutuhan per bulan normalnya adalah 1.455 metrik ton naik menjadi 1.560 metrik ton per bulan.

Selanjutnya untuk mengantisipasi naiknya kebutuhan avtur, Pertamina MOR V telah menyiapkan armada pengisian avtur berupa 6 refueller dan 6 hydrant dispenser di DPPU Ngurah Rai, Bali

Pertamina juga telah menyiagakan satuan tugas (satgas) untuk memantau penyaluran BBM dan LPG. Tim ini bertugas sejak 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019.

“Koordinasinya mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya, hingga pemantauan kondisi lapangan agar kebutuhan masyarakat dapat terus terpenuhi,” ucap Ibnu.

Selain memantau, dibentuknnya tim satgas agar kebutuhan BBM dan LPG di masyarakat selalu terpenuhi.

“Sampai kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan, sehingga ketersediaan BBM dan LPG di masyarakat dapat terus terpenuhi,” jelasnya dilansir dari Bisnis.com (19/12/2018)

[irp]

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam berkoordinasi dengan Pertamina dengan menghubungi Contact Pertamina.

“Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina melalui Contact Pertamina 150,” jelasnya dilansir dari Bisnis.com (19/12/2018).

 


Penulis: Almira Sifak
Editor: Almira Sifak