© www.banyumasnews.com

Jelang Hari Raya Galungan, Pemkab Gianyar mengadakan pasar murah sebagai antisipasi kenaikan harga pada Jumat (5/2). Pasar murah tersebut diadakan di halaman Bupati Gianyar yang buka mulai pukul 06.00 WITA.

Jelas saja, pasar tersebut langsung diserbu pegawai yang didominasi ibu-ibu. Dengan harga yang rata-rata murah, para pembeli bahkan tidak perlu menawar lagi. Pelaku pasar murah ini adalah petani yang selama ini menanam, memanen hingga memasarkan/menjual. Jadi mereka tanpa pengepul sehingga pembeli dapat membeli langsung.

Melansir dari Suara Dewata, pasar murah ini dipantau langsung oleh Asisten 2 Pemkab Gianyar I Ketut Sueta, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang menyambangi satu per satu pasar murah.

“Pasar murah bertujuan mengantisipasi kenaikan harga jelang Galungan. Selain itu membantu petani menjual secaa langsung hasil pertanian mereka,” ujar Asisten 2, Ketut Suweta didampingi Kadis Pertanian IGA Dewi Hariani, saat dijumpai di pasar murah Kantor Bupati Gianyar.

Hampir seluruh komoditi yang dijual adalah kebutuhan sehari-hari yang dijual dengan harga miring, antara lain beras  kualitas medium Rp10 ribu per kg, gula pasir impor Rp12 ribu per kg, bawang merah Rp23 ribu per kg (malang), bawang putih Rp25 ribu per kg. Beberapa perlengkapan Galungan juga disediakan, seperti janur, buah-buahan dan lain-lain.

(sua/nei)