Museum Nyoman Gunarsa © panduanwisata.id

Menanggapi usulan seniman lukis Bali, Nyoman Gunarsa, untuk mendaftarkan museumnya ke UNESCO (Badan PBB yang menangani bidang budaya dan pendidikan), Gubernur Bali, Made Mangku Mastika, memberikan dukungan penuhnya.

Disebutnya, dengan mendaftarkan ke UNESCO warisan seni dan budaya leluhur Indonesia akan mendapat pengakuan dari seluruh dunia.

Saat ditemui di ruang kerja gubernur pada Kamis (25/02), ia mengatakan karya seni klasik Bali merupakan satu-satunya di dunia. Dengan kata lain, karya seni ini tidak kalah dengan karya seni di Romawi dan Yunani.

“Kita jaga warisan leluhur kita dengan mendapatkan pengakuan dari dunia, bahwa kesenian klasik Bali juga tidak kalah dengan seni klasik Romawi dan Yunani. Ini otentik Bali dan hanya orang Bali yang mampu menciptakan,” ujarnya.

Pastika juga memuji langkah berani Nyoman Gunarsa untuk membangun museum sendiri untuk memajang seni lukisnya.

Ia menyebut bahwa mendirikan museum tidak mendatangkan uang, bahkan justru akan menghabiskan uang. “Hanya orang ‘gila’ yang mau bikin museum, karena itu ngabisin duit, tidak mendatangkan duit,” ungkapnya.

Seperti dilansir tribunnews.com, museum yang berlokasi di Banjar Takmung, Klungkung, ini rencananya akan dikaji dulu kelayakannya kemudian diteruskan ke pusat untuk didaftarkan ke UNESCO.

Dengan didaftarkan ke UNESCO, harapannya karya seni lukis Bali akan semakin dikenal dunia, sehingga akan mendongkrak popularitas Bali, salah satunya sebagai Pulau dengan seribu kebudayaan. (trn/fal)