Kemarin (1/9), kantor DPRD Buleleng didatangi sekelompok sopir angkot Singaraja. Sedikitnya ada 15 orang sopir angkot yang ingin menyampaikan aspirasinya. Mereka menyampaikan aspirasi terkait penyelenggaraan Pesta Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XII.

Kehadiran mereka di DPRD Buleleng kemarin diterima oleh Wakil Ketua 1, Ketut Susila Umbara. Melalui koordinatornya, Made Suartanda, para sopir angkot ini meminta agar dilibatkan dalam proses antar jemput atlet yang berlaga di Porprov. Mereka mengaku lebih banyak angkutan umum dari luar Kabupaten Buleleng yang terlibat. Bahkan mereka juga tidak pernah diajak berkomunikasi oleh panitia Porprov dan Dinas Perhubungan Buleleng terkait masalah ini.

Seperti dilansir metrobali.com, Ketut Susila Umbara megaku sudah menangani masalah ini. “Kami telah menerima keluhan sopir angkot ini dan meminta Dinas Perhubungan Buleleng untuk melibatkan mereka (dalam Porprov),” jelas Ketut.

Para sopir angkot ini mengaku ingin dilibatkan seperti pada Buleleng Festival yang pernh digelar. Mereka juga berharap agar Dinas Perhubungan tidak melibatkan angkutan umum dari luar Buleleng sebagai alat transportasi Porprov. (meb/fif)