Istri Histeris, Suami Ditemukan Tewas di Tegalan
© www.blog-netizen.com

Seorang staff cleaning service di Yayasan Bali Peduli yang terletak di Jalan Banteng No. 2e Denpasar, Bali. Ia ditemukan tewas oleh Aryo Cipta Panenang (33) saat hendak masuk ke kantor Yayasan Bali Peduli di sudut halaman rumah yayasan tersebut pada Jumat (11/03) sekitar pukul 09.30 WITA.

Staff yang diketahui bernama Wayan Suanta (39) tersebut ditemukan tewas dalam kondisi terlentang dan menggunakan celana dalam berwarna hitam dan handuk berwarna biru putih. Tubuhnya juga bengkak biru kehitaman.

Mayat ditemukan dengan kondisi bau menyengat dari tubuhnya. Bau busuknya tercium dalam radius 10 meter. Badannya juga terlihat menggelembung diakibatkan pecahnya pembuluh darah.

Di samping mayat, tergeletak sebuah ponsel dan sebuah tabung oksigen ukuran kecil serta satu bungkus obat salbutamol dan seixime.

Sebelumnya, warga sempat melihat korban menonton ogoh-ogoh saat malam pengrupukan.

“Tadi pagi saya mau masuk kerja tapi pagar masih terkunci. Karenanya saya panjat pagar dan lihat kondisi di dalam yang seharusnya korban ada di sana. Saya kaget karena ada bau busuk menyengat dan dia sudah meninggal. Saya langsung keluar untuk mencari Kelian Br. Kaliungu Kaja melaporkan hal ini,” terang Aryo saat ditemui di TKP oleh Tribun Bali.

Setelah menerima laporan, datanglah aparat kepolisian Polsek Denpasar Timur tiba bersamaan dengan ambulans Pusdalops BPBD Kota Denpasar. Mereka terlihat kesulitan mengevakuasi jenazah, karena kondisinya yang telah busuk dan berbau tidak enak.

Jenazah sementara diduga tewas karena penyakit asma yang dideritanya. (tri/nei)