© www.rmoljakarta.com

Warga Lingkungan Pas Dalem, Gianyar, Bali dihebohkan oleh adanya penemuan granat aktif di lahan bangunan milik I Wayan Darta (64) pada Minggu (14/02) sore. Granat ditemukan dalam sebuah bungkusan. Darta awalnya meduga plastik tersebut adalah batu akik.

“Saya menemukan benda itu (granat dan peluru) terbungkus plastik saat membongkar rumah,” ujar Darta saat memberi keterangan kepada polisi, Minggu (14/02).

Darta telah melihat bungkusan tersebut sejak sepekan lalu namun tidak ada niatan untuk membukanya. Rasa penasarannya baru muncul di hari kemarin. Setelah membukanya, ia sangat kaget karena isinya adalah granat.

Desas desus ditemukannya granat menyebar seantero kampung, sehingga warga pun hebih dan berbondong-bondong menuju rumah Darta. Namun ia menyimpannya di dalam toples kaca berisi air agar aman dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Ia pun melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Gianyar.

“Tentu saya tidak mengira itu granat dan peluru. Awalnya saya hanya menduga bungkusan itu berisi batu akik di dalamnya. Sebenarnya sudah saya temukan seminggu yang lalu. Saya simpan, eh tadi (kemarin, Red) menemukan lagi satu peluru. Ya kami laporkan saja,” terangnya dengan berwajah tegang, kepada Tribun Bali.

Selang berapa lama, polisi dan pasukan penjinak bom (Jibom) dari satuan Gegana pun datang. Menurut keterangan polisi, granat tersebut masih aktif dan berpotensi meledak.

“Kami amankan TKP, policeline dibetangkan. Kami koordinasi dengan Jibom Gegana. Setelah aman, benda itu dibawa langsung oleh Brimob,” ujar Kapolres Gianyar, AKBP Farman di tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah dikinformasi mengenai asal usul granat tersebut, TKP memang pernah dihuni oleh seorang tentara. Namun, tidak ada yang tahu siapa nama dan dimana tentara tersebut bertugas.

“Bahwa menurut informasi, dulu di rumah itu pernah ngekos seorang tentara. Namun, nama dan tempat tugas tentara tersebut saksi tidak tahu,” tutup Farman. (tri/nei)