Langkah Pusamania Borneo FC dan Bali United perlu mendapatkan apresiasi tinggi. Kedua klub tersebut, mulai menggunakan sistem transfer profesional, layaknya terjadi di kompetisi benua Eropa.

PBFC akan tampil dalam turnamen Piala Jenderal Sudirman dengan tambahan dua amunisi baru, yakni Sultan Samma dan Sandi Darman Sute. Niatnya, kedua pemain jebolan PON Kalimantan Timur tersebut direkrut dengan status pinjaman.

Tetapi, karena Bali United hanya ingin melepas pemain miliknya dengan status transfer saja, maka manajemen klub berjuluk Pesut Etam pun mengiyakannya.

“Mereka hanya inginkan proses transfer pemain antar klub, ya tidak masalah kita ikuti, namanya juga sepakbola profesional,” ujar Presiden PBFC, Nabil Husein seperti dilansir dari viva.co.id, Sabtu (14/11).

Namun, Nabil enggan menjelaskan nilai transfer untuk mendatangkan kedua pemain tersebut. Menurutnya, hal itu biar menjadi rahasia antar manajemen saja.

“Pokoknya adalah, biar itu menjadi rahasia dapur kami (PBFC) dengan mereka (Bali United). Yang jelas, status kepemilikan Sultan dan Sandi sudah seratus persen dimiliki PBFC,” papar dia.

Kontrak Sultan dan Sandi bersama Pesut Etam sementara ini mengikuti durasi turnamen Piala Jenderal Sudirman. Menurut Media Officer PBFC, Abe Hedly, tidak tertutup kemungkinan, ketika kompetisi Indonesia Super League bergulir kembali, kedua pemain akn dikontrak dengan durasi panjang. (viv/end)