BALITODAY.NET – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, kunjungan ke Bali diprediksi akan meningkat. Menurut prediksi dari PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk, puncak arus penumpang yang menuju Bali terjadi pada 23 Desember 2018. Untuk tahun ini, kenaikan penumpang diperkirakan tidak terlalu signifikan.

Pihak ASDP mengaku tidak melakukan penambahan kapal. Namun mengantisipasinya, 52 kapal telah disiagakan. Nantinya 32 kapal akan dioperasikan. Sisanya menunggu giliran penyeberangan.

[irp]

“Kita tidak menambah kapal selama angkutan Natal dan Tahun Baru. Jumlah kapal yang ada sudah cukup,” ujar General Manager (GM) PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang-Gilimanuk, Capt. Solikin dilansir dari Balipost.com (14/12/2018).

Diperkirakan, kenaikan arus penumpang terjadi mulai 18 Desember hingga hari Natal 25 Desember 2018. Kemudian dilanjutkan hingga libur Tahun Baru.

Sedangkan prediksi untuk puncak arus balik penumpang, diperkirakan terjadi pada 4 Januari 2019. Mengantisipasinya, ASDP akan menyiapkan 3 dermaga yang terdiri dari 3 dermaga mobil bridge (MB), 1 pontoon (dermaga apung), dan 3 dermaga LCM.

“Seluruh fasilitas pelabuhan sudah kita siapkan menyambut angkutan Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

Kemudian untuk tiket, ASDP telah menyiapkan fasilitas pembayaran non tunai. Sayangnya, pembayaran ini hanya bisa dilakukan oleh pejalan kaki dan pengendara roda dua.

[irp]

“Untuk tiket pejalan kaki dan roda dua sudah 100 persen non tunai. Ini memudahkan pelayanan,” jelasnya.

Untuk pengendara roda empat kemungkinan bisa dilakukan di tahun depan. Sebab ASDP menargetkan pembayaran 100% menggunakan non tunai mulai tahun depan.


Penulis: Almira Sifak
Editor: Almira Sifak