© bali.tribunnews.com

Tersebarnya foto-foto pedagang yang berjualan di daerah Bedugul saat Nyepi hingga warga yang foto-foto di luar rumah saat Nyepi, Rabu (09/03) direspon oleh Ketua MUDP (Majelis Utama Desa Pakraman), Jero Gede Suwena Upadesa. Ia mengaku belum menerima laporan apapun terkait berita tersebut.

“Saya belum menerima laporan dari desa pakraman terkait ada gangguan seperti itu. Tetapi untuk yang keluar rumah sampai jualan keluar merupakan langkah tidak baik. Apalagi kita semua sudah sepakat kita melakukan kegiatan benar-benar memaknai catur brata penyepian, dan umat lain juga harus ikut memaknai ini,” terangnya.

Ia sangat menyayangkan jika hal tersebut benar terjadi. Pasalnya, sebelumnya telah ada pertemuan dan kesepakatan dari Kementerian Agama beserta FKUB dan desa pakraman terkait dengan pelaksanaan Nyepi.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dalam menghadapi berita tersebut, hingga proses penyidikan tersebut selesai.

“Kalau toh terjadi sangat disayangkan, adapun jika sesuatu yang tidak berkenan mungkin memang terjadi pelanggaran agar diselesaikan secara musyawarah mufakat dan sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya, seperti dikutip dari Tribun Bali. (tri/nei)