Ilustrasi © suarapendidikan.com

Para pemuda di Desa Belayu, Kecamatan Kediri, Tabanan, mengadakan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk (PSN) pada Minggu (28/02) pagi.

Kegiatan ini diikuti oleh delapan Sekaa Teruna dari delapan banjar, yaitu Banjar Batan Nyuh, Banjar Uma Diwang, Banjar Peken, Banjar Pekandelan, Banjar Gunung Siku, Banjar Bringkit, Banjar Jebaud dan Banjar Bajera.
PSN dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Demam Berdarah yang akhir-akhir ini banyak menjangkiti warga di desa mereka.

Salah satu peserta dari Banjar Batan Nyuh, I Wayan Yudi Kertasaya (25) mengatakan bahwa antusiasme dirinya dan peserta lain sangat tinggi dalam kegiatan tersebut.

Ia menyebutkan banyaknya kasus DB menjadi dasar ikut andilnya dia dalam kegiatan PSN. Ia mengaku cukup khawatir apabila penyebaran virus DB akan semakin meluas.

Seperti dilansir tribunnews.com, ia mengungkapkan bahwa di Banjar Batan Nyuh sudah ada sekitar 10 kasus DBD sejak akhir tahun 2015.

“Tidak ada unsur dalam hal lain, ini murni kegiatan bersih-bersih dan pemberantasan sarang nyamuk, kami sebagai pemuda semangat karena ini terkait kesehatan lingkungan,” kata Yudi.