Empas yang dipancing Dewa Angga © suaradewata.com

Warga dan pengendara yang melintas di depan Kantor Pemkab Gianyar di Jalan Ngurah Rai Kamis (25/02) mendadak heboh atas ditemukannya seekor empas atau penyu air tawar berkelamin jantan.

Beberapa warga terlihat berkerumun ingin melihat hewan yang berada di trotoar jalan tersebut. Ada pula yang ingin mengabadikan momen tersebut melalui kamera telepon genggam.

Seperti dilansir suaradewata.com, empas tersebut pertama ditemukan seorang anak bernama Dewa Angga (10) ketika sedang memancing di gorong-gorong di bawah trotoar.

Kegiatan memancing di bawah trotoar ini biasa dilakukan Dewa Angga setelah hujan berhenti. Biasanya, ia mendapatkan ikan lele ketika memancing di tempat ini.

Namun, pada saat itu ia justru mendapatkan empas yang berukuran panjang setengah meter, setelah kailnya mendapat tarikan yang sangat kuat.

Karena tenaganya tidak cukup besar untuk mengangkat empas, ia pun mendapatkan bantuan dari beberapa warga yang sedang melintas.

Setelah perjuangan yang cukup lama dari para warga, akhirnya empas tersebut dapat diangkat ke atas trotoar. “Saya kira lele, tapi pas saya tarik berat banget. Setelah ditarik paman saya ternyata empas dengan ukuran besar,” ujarnya.

Ia mengaku sering memancing di gorong-gorong tersebut selama musim hujan. Namun baru kali ini, ia mendapatkan empas dari hasil memancing.

Selanjutnya, penyu tersebut dibawa ke rumah Dewa Angga untuk kemudian dilepas ke habitat aslinya. (sdw/fal)