Logo Bali Tolak Reklamasi © forbali.org

Gelombang penolakan reklamasi berkedok revitalisasi lingkungan di Teluk Benoa semakin menguat.

Setelah sebelumnya penolakan datang dari Desa Adat di Bali dan beberapa daerah di tanah air, kini masyarakat mancanegara yang peduli dengan kondisi alam Bali pun ikut menyuarakan perlawanannya.

Beberapa waktu lalu masyarakat Australia yang tergabung dalam Balinese Community of New South Wales ikut menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Penolakan ini adalah hasil rapat banjar yang diadakan anggota pada Sabtu (06/02).

Seperti dilansir balipost.com, Ketua Balinese Community of New South Wales, I Nyoman Budi sangat kecewa dengan sikap pemerintah yang mengubah peruntukan Teluk Benoa. Hal ini tertuang dalam peraturan baru yang diatur oleh Perpres No. 51 Tahun 2014.

“Kami sebagai warga Bali yang merantau ke Australia mendukung sepenuhnya sikap 18 Desa Adat yang menolak reklmasi. Pemerintas mestinya menghargainya dan menghentikan proses AMDAL yang berlangsung saat ini,” tegasnya.

Balinese Community of New South Wales memiliki anggota sekitar 100 kepala keluarga, yang mencakup seluruh daerah New South Wales, seperti Gosford, Newcastle, Richmond, Wollongong, dan daerah lainnya sekitar Sydney. (blp/fal)