Ratusan warga dirawat di RSU Negara karena DB ©nusabali.com

Hingga pertengahan Februari ini tercatat ada 124 kasus Demam Berdarah di Kabupaten Jembrana. Jumlah ini meningkat dari periode yang sama tahun 2015 lalu, yaitu sejumlah 118 kasus.

Seperti dilansir nusabali.com, jumlah ini sebenarnya hanya berasal dari RSU Negara. Padahal rumah sakit lain dipastikan memiliki pasien Demam Berdarah.

Melihat dari asal pasien DB di RSU Negara, kebanyakan berasal dari Kelurahan Pendem dan Desa Kaliakah. Adapun pasien yang terjangkit sebagian besar adalah sesama keluarga maupun warga yang rumahnya berdekatan dengan pasien lainnya.

Ni Putu Yuni Krisna Yanti, salah seorang warga yang kedua orang tuanya dirawat, pada Rabu (17/02) mengatakan bahwa hampir semua tetangga di sekitar rumahnya terkena DB.

Ayahnya, I Ketut Sunantara (50) dan ibunya, Ni Ketut Sudiarti (43), himgga saat ini masih dirawat intensif di Sal. Flamboyan, RSU Negara, sejak pertama kali masuk RS bersamaan pada Selasa (16/02).

Berdasarkan data dari RSU Negara, total pasien yang dirawat karena DB di rumah sakitnya pada tahun ini sudah mencapai 124 pasien. Namun, berdasarkan tren tahun lalu, jumlah ini akan menurun sejak akhir Februari.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Jembrana, dr. I Putu Suasta, menghimbau masyarakat mulai menggalakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) daripada hanya mengandalakan fogging yang dilakukan pemerintah.

Dinilainya, PSN akan lebih ampuh memberantas nyamuk karena fogging hanya akan membunuh nyamuk yang sudah dewasa, sedangkan telur dan larvanya tidak mati. (nsb/fal)