Ilustrasi ©tempo.co

Sebuah rumah milik I Gusti Putu Arga (69) di Banjar Belatungan, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan, habis dilalap api.

Kejadian ini terjadi pada Kamis (18/02) malam pukul 22.50 WITA.

Menurut keterangan para saksi, kebakaran bermula ketika anak pemilik rumah yang menderita keterbelakangan mental merokok di dalam kamar.

Tak disadari, puntung rokok kemudian membakar kasur miliknya dan dengan cepat menyebar. Atap kamar yang terbuat dari anyaman bambu menyebabkan api dengan cepat menyebar dan melalap bagian rumah lainnya.

Dua dari empat kamar yang ada di rumah ini pun ikut terbakar habis. Namun uniknya, sebuah pelangkiran yang ada di salah satu kamar tetap utuh meskipun kasur dan beberapa perabotan lain ludes terbakar.

“Saya juga kurang mengerti kok bisa pelangkiran masih utuh,” kata tetangga korban I Gusti Bagus Handara Putra (40), Jumat (19/2/2016).

Adapun kejadian pertama diketahui oleh tetangga korban, Bagus Handara Putra (40) yang mengetahui api sudah melalap atap rumah tetangganya, seperti dilansir tribunnews.com.

“Saat itu rumah sudah sepi, karena pemiliknya sudah tidur, langsung saya carikan air, tapi air PDAM mati, saya sempat gunakan air kemasan untuk melempari api bersama dengan beberapa pemuda, selang 30 menit pemadam kebakaran datang,” ujarnya. (trn/fal)