Beberapa orang melukat di Pura Sebatu, Gianyar ©imadewira.com

Melukat adalah upacara pembersihan pikiran dan jiwa secara spiritual dalam diri manusia. Upacara ini dilakukan secara turun-temurun oleh umat Hindu hingga saat ini.

Kegiatan ini dapat kita saksikan salah satunya di Pura Kawi Sebatu, Kecamata Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jika Bali sudah terkenal dengan Tirta Empul Tampak Siring, pura ini tidak kalah indah. Di tempat tersebut, ada sebuah tempat yang digunakan warga sekitar untuk proses melukat.

Yang perlu diperhatikan, tempat melukat ini bukanlah tempat wisata dikarenakan fungsinya yang terlampau sakral bagi warga sekitar. Sehingga, tidak banyak pengunjng yang mendatangi pura ini.

Ada hal unik pada tempat melukat di sini, tepatnya di bawah air terjun kecil. Air di sini akan berubah warna jika seseorang melukat di bawah air terjun tersebut.

Menurut mitos warga sekitar, perubahan warna akan bergantung sesuai perilaku yang ada di dalam diri para pelukat.

Apabila dalam diri seseorang tersebut ada hal negatif, maka air akan berubah menjadi warna putih keruh. Semakin negatif perilaku seseorang tersebut, semakin keruh air yang akan mengalir. Tentu saja hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang berasal dari Pulau Bali.

Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung harus berjalan sekitar 30 meter dari tempat parkir, kemudian menuruni anak tangga yang cukup curam.

Tempat ini diperbolehkan untuk dikunjungi orang selain Hindu asal dengan jumlah yang wajar. Mereka juga harus mengenakan kain dan sabuk untuk masuk area ini.

Sebelum melukat, pengunjung diharuskan berdoa memohon berkat terlebih dahulu di pura kecil di atas pemandian. Tak sedikit pengunjung yang membuang uang logam di pemandian karena dipercaya dapat mengusir hal negatif.

Seperti dilansir kabardewata.com, banyak pengakuan dari para pengunjung yang mengatakan bahwa setelah melukat, mereka merasa segar dan ringan seperti terbebas dari masalah dan hal-hal negatif.

Bagi anda yang belum pernah mengunjungi Pura Kawi Sebatu, sebaiknya menyempatkan diri berkunjung untuk mempelajari adat istiadat masyarakat sekitar sekaligus menikmati pemandangan dan dinginnya air tempat melukat. (kbd/fal)